PERCOBAAN III
REAKSI-REAKSI KHUSUS SENYAWA YANG MENGANDUNG UNSUR C,H,O,N YANG LAIN
A. TUJUAN
Untuk mengetahui reaksi-reaksi khusus senyawa yang mengandung unsur C,H,O,N yang lain.
B. LANDASAN TEORI
Ampisilin stabil terhadap asam dan karena itu dapat digunakan secara oral. Laju absorpsinya sekitar 50% dan akan meningkat dengan adanya makanan. Obat terikat oleh protein plasma lebih kurang 20%. Kadar darah maksimalnya dicapai dalam 5 menit setelah injeksi intra vena, 1 jam setelah injeksi intra muskular, dan 2 jam setelah pemberian oral. Ampisilin berupa serbuk hablur; putih; praktis tidak berbau; rasa pahit; higroskopis. Gararn trihidratnya stabil pada suhu kamar. Sampai saat ini ampisilin masih digunakan secara luas sebagai obat pilihan untuk pengobatan infeksi. Hal ini dikarenakan ampisilin mempunyai spektrum antimikroba yang luas, dimana senyawa ini aktif terhadap Haemophilus influenzae, Bordetella pertusis, Neisseria gonorrhoeae, N meningitidis, Salmonella typhy, Proteus mirabilis, dan berbagai galur E. coli. Ampisilin banyak digunakan dalam pengobatan infeksi pada saluran napas dan saluran seni, gonorhu, gastroenteritis, dan meningitis (Putra, 2002)
Pengukuran kadar vitamin C pada larutan. Dalam penentuan nilai konsentrasi pada umumnya dilakukan secara manual, dimana larutan yang hendak dicari nilai konsentrasinya, dimasukan dalam gelas uji, kemudian volume larutan ini ditetapkan. Gelas uji yang telah berisi larutan indikator dan larutan yang diuji, ditetesi iodin yang telah diketahui nilai konsentrasinya sedikit demi sedikit hingga terjadi perubahan warna.
Namun karena alasan efisiensi, ketelitian, dan kepraktisan, selain cara manual memakan waktu lama, hasil titrasi juga umumnya menghasilkan pembacaan yang tidak tepat dari titik akhir titrasi, ini dikarenakan persepsi yang berbeda setiap orang untuk menilai warna akhir titrasi. Untuk kepentingan ini, pengukuran konsentrasi vitamin C dibuat sistem yang cenderung terotomatisasi yang dapat menghemat waktu juga membaca warna akhir titrasi secara akurat. Vitamin C memiliki kegunaan sebagai antioksidan dan berfungsi penting dalam pembentukan kolagen, membantu penyerapan zat besi, serta membantu memelihara pembuluh kapiler,tulang, dan gigi. Dimana Vitamin C ini banyak terkandung pada buah dan sayur-sayuran yang segar. Selain itu, Vitamin C (Asam Askorbat) merupakan senyawa yang bersifat asam dengan rumus empiris C6H8O6 dengan berat molekul 176,12 g/mol dan konsumsi dosis normal Vitamin C 60 – 90 mg/hari (Pratama, dkk.,2009).
Pengembangan metode analisis yang telah dilakukan belum tentu memiliki keseksamaan dan kecermatan yang baik sehingga perlu dilakukan validasi metode analisis. Validasi metode analisis adalah proses pada mana metode ini diterapkan melalui serangkaian uji laboratorium bahwa karakter dan penampilan metode tersebut memenuhi persyaratan untuk penerapan metode yang dimaksudkan. Tujuan utama validasi adalah untuk menjamin bahwa metode analitik yang digunakan mampu memberikan hasil yang cermat dan handal hingga dapat dipercaya. Untuk mencapai tujuan tersebut beberapa pendekatan telah dilakukan sehingga kini banyak pendekatan yang tersedia untuk validasi metode analisis. Pendekatan umum yang telah diuji pada penelitian kali ini yaitu parameter keseksamaan dan rentang dengan kondisi optimum pada pengembangan metode analisis yang telah dilakukan (Mutakin, dkk. 2009).
.
Is Baccarat a Scam? | FEBCASINO
BalasHapusIn other words, if 카지노사이트 you play with cards from a deck 바카라 of 52, your dealer gets an opportunity to In the video, 1xbet korean it's Baccarat.